Tasawuf

 

MAKALAH

PENGERTIAN DAN PANDANGAN UMAT ISLAM TERHADAP TASAWUF

Dosen Pengampu :

Ismail Akbar Brahma, S.S., M.PD.

 



Disusun Oleh:

Ezhar Mahesa (50423418)

 

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA

UNIVERSITAS GUNADARMA

2024

 

 

KATA PENGANTAR

 

Assalamu’alaikum warahmatullahi  wabarakatuh.

Puji syukur kita panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua. Shalawat serta salam kita ucapkan kepada baginda Nabi Muhammad SAW, beserta keluarganya, para sahabatnya, dan semua ummatnya.

Makalah ini membahas tentang tasawuf dalam islam, sebuah ilmu membersihkan hati dari yang  mengganggu perasaan manusia, serta memadamkan kelemahan, menjauhi keinginan serta hawa nafsu. Tasawuf memiliki sejarah yang dalam pada islam, dan pandangan umat islam kepadanya bervariasi.

Dalam makalah ini kita akan menjelaskan pengertian, tahapan, tujuan dari tasawuf dan juga bagaimana tasawuf di pandang oleh umat islam serta bagaimana tasawuf berperan dalam kehidupan sehari-hari

Semoga makalah ini bisa memberikan pemahaman yang lebih tentang tasawuf dan menginspirasi kita untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR ISI

 

KATA PENGANTAR. 2

DAFTAR ISI 3

BAB 1 PENDAHULUAN.. 4

A. Latar belakang. 4

B. Rumusan masalah. 4

C. Tujuan. 4

BAB 2 PEMBAHASAN.. 5

A. Pengertian Tasawuf 5

B. Tahapan-Tahapan Tasawuf 7

BAB 3 PENUTUP. 8

A. Kesimpulan. 8

DAFTAR PUSAKA. 9

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB 1 PENDAHULUAN

A. Latar belakang

     Tasawuf merupakan salah satu aspek penting dalam khazanah keilmuan Islam yang kian menarik untuk dikaji. Di tengah hiruk pikuk kehidupan modern yang penuh dengan materialisme dan hedonisme, tasawuf menawarkan jalan spiritual untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan mencapai kebahagiaan hakiki. Makalah ini disusun dengan tujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang tasawuf, mulai dari pengertiannya, tahapan-tahapannya.

 

B. Rumusan masalah

     Rumusan masalah dari latar belakang yang telah dijelaskan sebelumnya, dapat dirumuskan:

1.     Apa pengertian tasawuf ?

2.     Bagaimana tahapan-tahapan dari tasawuf ?

 

C. Tujuan

     Makalah ini dibuat untuk melengkapi tugas dari mata kuliah agama islam, selain itu makalah ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai tasawuf

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB 2 PEMBAHASAN

 

A. Pengertian Tasawuf

     Tasawuf secara etimologis berasal dari kata bahasa arab, yaitu tashawwafa, Yatashawwafu, selain dari kata tersebut ada yang menjelaskan bahwa tasawuf berasal dari kata Shuf yang artinya bulu domba, maksudnya adalah bahwa penganut tasawuf ini hidupnya sederhana, tetapi berhati mulia serta menjauhi pakaian sutra dan memaki kain dari buku domba yang berbulu kasar atau yang disebut dengan kain wol kasar. Yang mana pada waktu itu memaki kain wol kasar adalah simbol kesederhanaan. Pendapat lain menyatakan akar kata dari sufi adalah safa, yang berarti kemurnian. Kata shuf tesebut tersebut juga diartikan dengan selembar bulu yang maksudnya para Sufi dihadapan Allah merasa dirinya hanya bagaikan selembar bulu yang terpisah dari kesatuannya yang tidak memiliki arti apa-apa. Ada yang berpendapat tasawuf berasal dari kata shaf yang berarti baris, yaitu barisan pertama dalam shalat di masjid sebagaimana orang yang shalat di barisan pertama mendapatkan kemuliaan dan pahala dari Allah SWT. Ada juga yang berpendapat tasawuf berasal dari kata ahl al-suffah, yaitu orang-orang yang ikut pindah dengan Nabi dari Mekkah ke Medinah, kehilangan harta benda dan dalam keadaan miskin, mereka tinggal di mesjid dan tidur di atas batu dengan memakai pelana sebagai bantal. Pelana ini disebut suffah. Meskipun miskin, ahl suffah berhati mulia, tidak mementingkan keduniaan, itu merupakan sifat sifat kaum sufi.

Pengertian tasawuf secara terminologi

Ilmu tasawuf memiliki banyak arti dan bagaimana kita memahaminya, para ahli telah merumuskan arti dari tasawuf. Berikut ini arti tasawuf menurut para ahli :

1.     Syekh Abdul Qadir al-Jailani

Tasawuf merupakan mensucikan hati dan melepaskan nafsu dari pangkalnya dengan khalwat, riya-dloh, taubah, dan ikhlas.

 

2.     Al-Junaid

Tasawuf memiliki makna kegiatan membersihkan hati dari yang mengganggu perasaan manusia, serta memadamkan kelemahan, menjauhi keinginan serta hawa nafsu, mendekati hal-hal yang di ridai Allah, serta bergantung pada ilmu-ilmu hakikat. Selain itu juga memberikan nasihat kepada semua orang, dengan memegang dengan erat janji dengan Allah dalam hal hakikat serta mengikuti contoh Rasulullah SAW dalam hal syariat.

 

3.     Syaikh Ibnu Ajibah

Ilmu tasawuf menurut syaikh adalah ilmu yang akan membawa seseorang agar dapat dekat bersama dengan Tuhan Yang Maha Esa melalui penyucian rohani serta mempermanisnya dengan amal-amal saleh. Jalan tasawuf yang pertama dengan ilmu, yang kedua amal serta yang terakhir adalah karunia Illahi.

 

4.     H. M. Amin Syukur

Tasawuf sebagai suatu latihan dengan kesungguhan (riya-dloh, mujahadah) untuk kemudian dapat membersihkan hati, mempertinggi iman serta memperdalam aspek kerohanian seseorang.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

B. Tahapan-Tahapan Tasawuf

Dalam tasawuf terdapat tahapan tahapan yaitu : syariat , tarekat , hakikat, makrifat.

1.     Syariat: Syariat mengacu pada aturan-aturan Islam yang diatur dalam Al-Quran dan Hadis. Ini mencakup segala aspek kehidupan, seperti ibadah, moralitas, pernikahan, dan sosial. Syariat memberikan pedoman tentang cara berperilaku yang baik, menjaga keseimbangan antara individu dan masyarakat.

 

2.     Tarekat: Tarekat adalah jalan spiritual yang ditempuh oleh seorang muslim dalam mencapai kedekatan dengan Allah. Hal ini melibatkan praktik-praktik tertentu seperti dzikir, meditasi, dan peziarahan ke tempat-tempat suci. Tarekat bisa dianggap sebagai metode atau teknik untuk meraih ketenangan jiwa dan menghilangkan hambatan diri yang mencegah individu mencapai tingkat spiritual yang lebih tinggi.

 

3.     Hakikat: Hakikat berhubungan dengan pemahaman yang mendalam tentang esensi spiritualitas dan hubungan manusia dengan Tuhan. Ini melibatkan kesadaran akan kedekatan Allah dengan semua ciptaan-Nya, termasuk diri kita sendiri. Hakikat mendorong individu untuk mencari kebijaksanaan di balik tata cara beragama, menjadikan kepercayaan dan ibadah sebagai alat untuk mencapai kebahagiaan sejati.

 

4.     Makrifat: Makrifat adalah derajat kebenaran yang paling tinggi dalam pengalaman spiritual. Makrifat melibatkan pengenalan dan kesadaran yang sepenuhnya tentang hakikat dan keberadaan Allah SWT. Pada tingkat ini, seseorang telah mencapai pemahaman yang mendalam tentang tujuan hidupnya dan hubungannya dengan Tuhan. Makrifat melampaui batas-batas duniawi dan melibatkan pencapaian kesadaran spiritual yang lebih tinggi. Seseorang yang mencapai tingkat makrifat dianggap sebagai sosok yang berada di jalan yang benar dalam perjalanan spiritualnya. Makrifat bertujuan untuk membawa keselarasan dan keselamatan abadi bagi jiwa manusia.

 

 

 

 

 

 

BAB 3 PENUTUP

A. Kesimpulan

Tasawuf adalah ilmu yang mempelajari usaha membersihkan diri, berjuang memerangi hawa nafsu, mencari jalan kesucian dengan ma’rifat menuju keabadian, saling mengingatkan antara manusia, serta berpegang teguh pada janji Allah dan mengikuti syari’at Rasulullah dalam mendekatkan diri dan mencapai keridaan-Nya.

Di dalam tasawuf terdapat 3 tahapan yaitu syariat, tarekat dan hakikat

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSAKA

ANSORI, MOH, S.AG,M.FIL.I.2014. Akhlak sosial paket 3 halaman 32. Diakses pada tanggal 24 juni 2024 melalui link https://core.ac.uk/download/pdf/95747696.pdf#page=35

Cantika, Yufi.2022. Pengertian tasawufL Sejarah, prinsip, Dasar dan Bentuk ajaran.https://www.gramedia.com. Diakses pada tanggal 24 juni 2024 melalui link https://www.gramedia.com/literasi/pengertian-tasawuf/

Qomaruddin, Rizki,S.Pd.2024. Syariat, Tarekat, Hakikat, dan Makrifat: Mengupas Kehidupan Spiritual dalam Kehidupan Sehari-hari.https://tambahpinter.com. Diakses pada tanggal 24 juni 2024 melalui link https://tambahpinter.com/syariat-tarekat-hakikat-dan-makrifat/

Cecep Alba ; Engkus Kuswandi.Tasawuf Dan Tarekat : Dimensi Esoteris Ajaran Islam / H. Cecep Alba ; Editor: Engkus Kuswandi .2014

Samsul Munir Amin.Ilmu Tasawuf / Dr. Samsul Munir Amin, M.A : Editor : Ahmad Zirzis, Nur Laily .2014

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah blog